Cite This        Tampung        Export Record
Judul STRATEGI BADAN PENANGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN KARANGANYAR PROVINSI JAWA TENGAH : - / Burhannudin Dwi Ikhsani
Pengarang Burhannudin Dwi Ikhsani
Dedy Suhendi
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 11 :Ilust. ;--
ISBN -
Subjek Bencana alam
Abstrak Kabupaten Karanganyar memiliki potensi bencana alam yang tinggi. Salah satu bencana yang secara sering terjadi dan terus meningkat setiap tahunnya adalah tanah longsor, yang sangat merugikan bagi masyarakat setempat. Tujuan : Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari upaya penanggulangan bencana tanah longsor, menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat dalam pelaksanaannya, serta menciptakan strategi yang tepat untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam mengurangi risiko bencana tanah longsor di Kabupaten Karanganyar. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik Analisis SWOT menurut Rangkuti digunakan dalam merumuskan strategi yang tepat dalam mitigasi bencana tanah longsor digunakan. Hasil/Temuan : Berdasarkan hasil penelitian, bencana tanah longsor di Kabupaten Karanganyar disebabkan oleh berbagai faktor penghambat yang berasala dari dalam dan luar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), seperti rendahnya kesadaran masyarakat tentang mitigasi bencana, kurang lengkapnya dokumen dan basis data, dan kondisi alam yang memicu longsor. Kesimpulan : Oleh karena itu, diperlukan strategi mitigasi bencana yang mengatasi faktor-faktor penghambat tersebut dengan memanfaatkan faktor pendukung yang tersedia. Peneliti merekomendasikan untuk menyelenggarakan sosialisasi, membentuk dan mengembangkan Desa Tangguh Bencana (Destana), serta meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan instansi terkait untuk mengurangi risiko bencana tanah longsor.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17844

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05010/IPDN/2024 363.345 982 6 BUR s Dapat dipinjam Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193835
005 20260210093826
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000919
082 # # $a 363.345 982 6
084 # # $a 363.345 982 6 BUR s
100 0 # $a Burhannudin Dwi Ikhsani
245 1 # $a STRATEGI BADAN PENANGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN KARANGANYAR PROVINSI JAWA TENGAH : $b - /$c Burhannudin Dwi Ikhsani
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 11 : $b Ilust. ; $c -$e -
520 # # $a Kabupaten Karanganyar memiliki potensi bencana alam yang tinggi. Salah satu bencana yang secara sering terjadi dan terus meningkat setiap tahunnya adalah tanah longsor, yang sangat merugikan bagi masyarakat setempat. Tujuan : Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari upaya penanggulangan bencana tanah longsor, menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat dalam pelaksanaannya, serta menciptakan strategi yang tepat untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam mengurangi risiko bencana tanah longsor di Kabupaten Karanganyar. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik Analisis SWOT menurut Rangkuti digunakan dalam merumuskan strategi yang tepat dalam mitigasi bencana tanah longsor digunakan. Hasil/Temuan : Berdasarkan hasil penelitian, bencana tanah longsor di Kabupaten Karanganyar disebabkan oleh berbagai faktor penghambat yang berasala dari dalam dan luar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), seperti rendahnya kesadaran masyarakat tentang mitigasi bencana, kurang lengkapnya dokumen dan basis data, dan kondisi alam yang memicu longsor. Kesimpulan : Oleh karena itu, diperlukan strategi mitigasi bencana yang mengatasi faktor-faktor penghambat tersebut dengan memanfaatkan faktor pendukung yang tersedia. Peneliti merekomendasikan untuk menyelenggarakan sosialisasi, membentuk dan mengembangkan Desa Tangguh Bencana (Destana), serta meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan instansi terkait untuk mengurangi risiko bencana tanah longsor.
650 # 4 $a Bencana alam
700 0 # $a Dedy Suhendi
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17844
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DALAM PENYELENGGARAAN PEMILIHAN KEPALA DESA SECARA ELEKTRONIK YANG AMAN DAN TERTIB DI KABUPATEN SLEMAN PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA : LAPORAN PENELITIAN KELOMPOK / FERNANDES SIMANGUNSONG, S.STP, S.AP, M.Si MODUL PRAKTEK ETIKET DAN KEPROTOKOLAN PAMONG PRAJA I / Dr.RIZKI AMALIA,S.STP,M.AP , DEDY SUHENDI , S.Sos, M.Si , AYU SARASMITA, S.STP BENCANA ALAM, KERENTANAN DAN KEBIJAKAN DI INDONEISA : Studi Kasus Gempa Padang Dan Tsunami Mentawai / EMILIA YUSTININGRUM BENCANA ALAM, KERENTANAN DAN KEBIJAKAN DI INDONESIA : Studi Kasus Gempa Padang dan Tsunami Mentawai / TIM REDAKSI CALPULIS BENCANA ALAM : Akibat Ulah Manusia / HETTI RESTIANTI Show More