Cite This        Tampung        Export Record
Judul STRATEGI DINAS PEMADAM KEBAKARAN DALAM MITIGASI BENCANA KEBAKARAN DI KABUPATEN TAPANULI TENGAH PROVINSI SUMATERA UTARA : - / Marbun, Wendy
Pengarang Marbun, Wendy
Agus Supriatna
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 12 :Ilust. ;--
ISBN -
Subjek MITIGASI BENCANA
Abstrak Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tapanuli Tengah melakukan strategi dalam mitigasi bencana kebakaran. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran, pemadaman kebakaran serta penyelamatan korban yang disebabkan oleh kebakaran bahkan bencana yang lainnya. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan 2 mendeskripsikan strategi dinas pemadam kebakaran dalam mitigasi bencana kebakaran dan mengetahui faktor penghambat pemberdayaan masyarakat serta upaya dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa indikator Strategi Dinas Pemadam kebakaran Kabupaten Tapanuli Tengah Dalam MItigasi Bencana Kebakaran Di Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara sudah berjalan dengan baik namun belum optimal Hal ini diakibatkan oleh terbatasnya anggaran karena tidak memiliki lembaga/kementerian langsung yang menaungi, jumlah personil, dan sarana prasarana yang belum memadai. Masyarakat juga masih perlu sosialisasi untuk mengenalkan REDKAR dan mengedukasi pentingnya peran dan tanggung jawab masyarakat untuk menjaga ketahanan lingkungan dari bencana kebakaran. Kesimpulan: Dalam upaya mitigasi bencana kebakaran di Kabupaten Tapanuli Tengah, Dinas Pemadam Kebakaran telah merumuskan strategi yang menitikberatkan pada pencegahan kebakaran dan pencapaian response time 15 menit melalui pembentukan Redkar, serta pengembangan aplikasi E-DAMKAR. Strategi ini didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia yang memadai dan kerjasama lintas lembaga dalam menjaga ketahanan lingkungan. Namun, kendala anggaran dan kualitas personel yang perlu ditingkatkan menjadi faktor penghambat utama. Untuk meningkatkan efektivitas, disarankan untuk intensif dalam berkoordinasi dengan OPD dan lembaga lainnya, memperkuat sarana dan prasarana, memperluas kapasitas Redkar, serta menyusun SOP yang jelas untuk setiap kegiatan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19548

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05038/IPDN/2024 363.375 981 2 MAR s Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193892
005 20260210104938
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000976
082 # # $a 363.375 981 2
084 # # $a 363.375 981 2 MAR s
100 0 # $a Marbun, Wendy
245 1 # $a STRATEGI DINAS PEMADAM KEBAKARAN DALAM MITIGASI BENCANA KEBAKARAN DI KABUPATEN TAPANULI TENGAH PROVINSI SUMATERA UTARA : $b - /$c Marbun, Wendy
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 12 : $b Ilust. ; $c -$e -
520 # # $a Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tapanuli Tengah melakukan strategi dalam mitigasi bencana kebakaran. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran, pemadaman kebakaran serta penyelamatan korban yang disebabkan oleh kebakaran bahkan bencana yang lainnya. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan 2 mendeskripsikan strategi dinas pemadam kebakaran dalam mitigasi bencana kebakaran dan mengetahui faktor penghambat pemberdayaan masyarakat serta upaya dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa indikator Strategi Dinas Pemadam kebakaran Kabupaten Tapanuli Tengah Dalam MItigasi Bencana Kebakaran Di Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara sudah berjalan dengan baik namun belum optimal Hal ini diakibatkan oleh terbatasnya anggaran karena tidak memiliki lembaga/kementerian langsung yang menaungi, jumlah personil, dan sarana prasarana yang belum memadai. Masyarakat juga masih perlu sosialisasi untuk mengenalkan REDKAR dan mengedukasi pentingnya peran dan tanggung jawab masyarakat untuk menjaga ketahanan lingkungan dari bencana kebakaran. Kesimpulan: Dalam upaya mitigasi bencana kebakaran di Kabupaten Tapanuli Tengah, Dinas Pemadam Kebakaran telah merumuskan strategi yang menitikberatkan pada pencegahan kebakaran dan pencapaian response time 15 menit melalui pembentukan Redkar, serta pengembangan aplikasi E-DAMKAR. Strategi ini didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia yang memadai dan kerjasama lintas lembaga dalam menjaga ketahanan lingkungan. Namun, kendala anggaran dan kualitas personel yang perlu ditingkatkan menjadi faktor penghambat utama. Untuk meningkatkan efektivitas, disarankan untuk intensif dalam berkoordinasi dengan OPD dan lembaga lainnya, memperkuat sarana dan prasarana, memperluas kapasitas Redkar, serta menyusun SOP yang jelas untuk setiap kegiatan.
650 # 4 $a MITIGASI BENCANA
700 0 # $a Agus Supriatna
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19548
Content Unduh katalog