Cite This        Tampung        Export Record
Judul ANALISIS KESIAPAN PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH MENUJU SMART CITY / Lalu Rizky Rasyid Fahreza
Pengarang Lalu Rizky Rasyid Fahreza
Ikra Novar Rizqi
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024
Deskripsi Fisik 16 hlm :illus
Subjek Perencanaan Administrasi Negara
Abstrak Latar Belakang (GAP): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terhadap Smart City. Smart City merupakan konsep yang mendorong pemerintah lokal untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi guna meningkatkan efisiensi layanan publik dan kualitas hidup masyarakat. Dalam konteks ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah perlu mengevaluasi kesiapan struktur, infrastruktur, dan suprastruktur dalam mendukung implementasi Smart City. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kesiapan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam beralih menuju Smart City dengan mengkaji infrastruktur organisasi, fisik, dan digital, serta kebijakan yang ada. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam implementasi Smart City di Kabupaten Lombok Tengah. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memiliki potensi besar untuk mengembangkan Smart City, namun masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi. Kesiapan struktur organisasi dan kebijakan pemerintah daerah cukup baik, namun infrastruktur fisik dan digital masih perlu ditingkatkan. Selain itu, kesenjangan sosial dan ekonomi antar wilayah juga menjadi tantangan dalam mewujudkan Smart City yang inklusif dan berkelanjutan. Kesimpulan: Penelitian ini menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memperkuat kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta dan masyarakat, untuk mempercepat pengembangan Smart City. Selain itu, perlu adanya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan investasi pada infrastruktur digital guna mendukung implementasi Smart City.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20016

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05103/IPDN/2024 352.340 959 865 13 LAL a Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194189
005 20260212085917
035 # # $a 0010-0226001273
082 # # $a 352.340 959 865 13
084 # # $a 352.340 959 865 13 LAL a
100 0 # $a Lalu Rizky Rasyid Fahreza
245 1 # $a ANALISIS KESIAPAN PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH MENUJU SMART CITY /$c Lalu Rizky Rasyid Fahreza
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024
300 # # $a 16 hlm : $b illus
520 # # $a Latar Belakang (GAP): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terhadap Smart City. Smart City merupakan konsep yang mendorong pemerintah lokal untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi guna meningkatkan efisiensi layanan publik dan kualitas hidup masyarakat. Dalam konteks ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah perlu mengevaluasi kesiapan struktur, infrastruktur, dan suprastruktur dalam mendukung implementasi Smart City. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kesiapan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam beralih menuju Smart City dengan mengkaji infrastruktur organisasi, fisik, dan digital, serta kebijakan yang ada. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam implementasi Smart City di Kabupaten Lombok Tengah. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memiliki potensi besar untuk mengembangkan Smart City, namun masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi. Kesiapan struktur organisasi dan kebijakan pemerintah daerah cukup baik, namun infrastruktur fisik dan digital masih perlu ditingkatkan. Selain itu, kesenjangan sosial dan ekonomi antar wilayah juga menjadi tantangan dalam mewujudkan Smart City yang inklusif dan berkelanjutan. Kesimpulan: Penelitian ini menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memperkuat kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta dan masyarakat, untuk mempercepat pengembangan Smart City. Selain itu, perlu adanya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan investasi pada infrastruktur digital guna mendukung implementasi Smart City.
650 # 4 $a Perencanaan Administrasi Negara
700 0 # $a Ikra Novar Rizqi
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20016
Content Unduh katalog