
| Judul | MANAJEMEN TANGGAP DARURAT BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT / Naufal Arkan |
| Pengarang | Naufal Arkan Fanila Kasmita Kusuma |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 17 |
| Subjek | Pengamanan Bencana Tanah Longsor |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan tingginya intensitas kejadian bencana tanah longsor di Kabupaten Bogor sehingga diperlukan operasi tanggap darurat bencana yang cepat dan tanggap terhadap kejadian bencana tanah longsor tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem manajemen yang diterapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor dalam melakukan operasi tanggap darurat bencana tanah longsor. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: hasil penelitian manajemen tanggap darurat bencana tanah longsor di Kabupaten Bogor sudah dilakukan secara baik pada dimensi pengkajian secara cepat lokasi, kerusakan, dan sumberdaya, penentuan status keadaan darurat dan juga penyelamatan dan evakuasi masyarakat terdampak bencana. Dalam pelaksanaan proses tanggap darurat ditemukan beberapa hambatan diantarnya banyaknya laporan palsu terkait adanya bencana longsor, jarak lokasi terjadinya bencana dan kurangnya kepedulian masyarakat untuk membuka jalan, dan juga sarana dan prasarana yang dimiliki belum maksimal. Kesimpulan: Beberapa upaya yang telah dilakukan dalam untuk mengatasi permasalahan yang ada diantaranya dengan meningkatkan kecermatan dalam menerima laporan dan meninjau langsung dengan memanfaatkan destana, perangkat desa, dan tim reaksi cepat, kemudian melakukan koordinasi dan kerjasama kepada pihak berwenang, dan juga memperluas hubungan kerja yang baik kepada berbagai pihak. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13038 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06219/IPDN/2023 | 363.349 509 598 241 1 NAU m | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001194372 | ||
| 005 | 20260221043629 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0226001456 |
| 082 | # | # | $a 363.349 509 598 241 1 |
| 084 | # | # | $a 363.349 509 598 241 1 NAU m |
| 100 | 0 | # | $a Naufal Arkan |
| 245 | 1 | # | $a MANAJEMEN TANGGAP DARURAT BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT /$c Naufal Arkan |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 17 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan tingginya intensitas kejadian bencana tanah longsor di Kabupaten Bogor sehingga diperlukan operasi tanggap darurat bencana yang cepat dan tanggap terhadap kejadian bencana tanah longsor tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem manajemen yang diterapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor dalam melakukan operasi tanggap darurat bencana tanah longsor. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: hasil penelitian manajemen tanggap darurat bencana tanah longsor di Kabupaten Bogor sudah dilakukan secara baik pada dimensi pengkajian secara cepat lokasi, kerusakan, dan sumberdaya, penentuan status keadaan darurat dan juga penyelamatan dan evakuasi masyarakat terdampak bencana. Dalam pelaksanaan proses tanggap darurat ditemukan beberapa hambatan diantarnya banyaknya laporan palsu terkait adanya bencana longsor, jarak lokasi terjadinya bencana dan kurangnya kepedulian masyarakat untuk membuka jalan, dan juga sarana dan prasarana yang dimiliki belum maksimal. Kesimpulan: Beberapa upaya yang telah dilakukan dalam untuk mengatasi permasalahan yang ada diantaranya dengan meningkatkan kecermatan dalam menerima laporan dan meninjau langsung dengan memanfaatkan destana, perangkat desa, dan tim reaksi cepat, kemudian melakukan koordinasi dan kerjasama kepada pihak berwenang, dan juga memperluas hubungan kerja yang baik kepada berbagai pihak. |
| 650 | # | 4 | $a Pengamanan Bencana Tanah Longsor |
| 700 | 0 | # | $a Fanila Kasmita Kusuma |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13038 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :