Cite This        Tampung        Export Record
Judul EFEKTIVITAS PROGRAM DESI BELA (DESA SIAGA BENCANA ALAM) DALAM UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN PROVINSI LAMPUNG / Andala Ilham Hatang
Pengarang Andala Ilham Hatang
Fanila Kasmita Kusuma
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 8
Subjek Permasalahan Sosial dan Layanan Sosial
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Lampung Selatan merupakan wilayah yang relatif sering mengalami bencana alam setiap tahunnya, yang tidak hanya menimbulkan korban jiwa tetapi juga kerugian materi yang cukup besar. Tujuan: Berdasarkan tingginya potensi bencana di daerah ini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam mitigasi bencana melalui program Desa Siaga Bencana Alam (DESI BELA) , mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung, serta upaya penanggulangannya di Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif naratif dengan pendekatan induktif, di mana data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BPBD dalam mitigasi bencana di Kabupaten Lampung Selatan terus berjalan setiap tahunnya, namun implementasi program DESI BELA masih belum maksimal akibat faktor-faktor penghambat seperti pandemi COVID-19, keterbatasan sumber daya manusia (SDM), belum memadainya sarana dan prasarana baik secara kualitas maupun kuantitas, serta minimnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan di tengah pemukiman penduduk yang padat. Kesimpulan: Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan melaksanakan koordinasi yang lebih baik, memilah kegiatan mitigasi yang sangat diharapkan masyarakat, melakukan pendekatan secara intensif kepada warga, serta mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi aparatur.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12633

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06594/IPDN/2023 360.598 183 1 AND e Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194847
005 20260317032721
035 # # $a 0010-0326000294
082 # # $a 360.598 183 1
084 # # $a 360.598 183 1 AND e
100 0 # $a Andala Ilham Hatang
245 1 # $a EFEKTIVITAS PROGRAM DESI BELA (DESA SIAGA BENCANA ALAM) DALAM UPAYA PENGURANGAN RISIKO BENCANA DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN PROVINSI LAMPUNG /$c Andala Ilham Hatang
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 8
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Lampung Selatan merupakan wilayah yang relatif sering mengalami bencana alam setiap tahunnya, yang tidak hanya menimbulkan korban jiwa tetapi juga kerugian materi yang cukup besar. Tujuan: Berdasarkan tingginya potensi bencana di daerah ini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam mitigasi bencana melalui program Desa Siaga Bencana Alam (DESI BELA) , mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung, serta upaya penanggulangannya di Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif naratif dengan pendekatan induktif, di mana data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BPBD dalam mitigasi bencana di Kabupaten Lampung Selatan terus berjalan setiap tahunnya, namun implementasi program DESI BELA masih belum maksimal akibat faktor-faktor penghambat seperti pandemi COVID-19, keterbatasan sumber daya manusia (SDM), belum memadainya sarana dan prasarana baik secara kualitas maupun kuantitas, serta minimnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan di tengah pemukiman penduduk yang padat. Kesimpulan: Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan melaksanakan koordinasi yang lebih baik, memilah kegiatan mitigasi yang sangat diharapkan masyarakat, melakukan pendekatan secara intensif kepada warga, serta mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi aparatur.
650 # 4 $a Permasalahan Sosial dan Layanan Sosial
700 0 # $a Fanila Kasmita Kusuma
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12633
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
Pemanfaatan Data Kependudukan Guna Mendukung Program Keluarga Harapan di Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo / Siti Rahma Karnisha Mooduto DAMPAK REHABILITASI MANGROVE TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA TANGGUL TLARE KECAMATAN KEDUNG KABUPATEN JEPARA PROVINSI JAWA TENGAH (STUDI PENANGGULANGAN BENCANA ABRASI) / Moch. Khaidar Aly MITIGASI RISIKO KONFLIK ANTAR DESA DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT : (STUDI KASUS DI DESA KETARA, DESA SEGALA ANYAR, DAN DESA REMBITAN) / Lalu Mulkan Thariq Akbar IMPLEMENTASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA SOLOK PROVINSI SUMATERA BARAT / Siringo Ringo, Eva Febriana KINERJA DINAS SOSIAL PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA DALAM PENGELOLAAN DATA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI KOTA PEKALONGAN PROVINSI JAWA TENGAH : - / Ahmad Tazali Show More