Cite This        Tampung        Export Record
Judul PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENERBITAN AKTA KEMATIAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PALANGKA RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH / Petit Dwi Panjongko
Pengarang Petit Dwi Panjongko
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 13
Subjek Administrasi Kependudukan di Kota
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang Pelayanan penerbitan dokumen kependudukan akta kematian di Kota Palangka Raya masih sedikit masyarakat yang memahami terkait penerbitan akta kematian. Dari seluruh dokumen kependudukan yang diterbitkan oleh Disdukcapil Kota Palangka Raya, akta kematian merupakan dokumen yang paling sering diabaikan oleh masyarakat karena kurangnya pemahaman masyarakat terkait fungsi dari akta kematian maupun kesadaran dari masyarakat dalam melakukan pelayanan penerbitan akta kematian baik secara online melalui SI-DOI atau offline dengan Jelata ataupun datang langsung ke kantor disdukcapil. Jika dilihat dari permasalahan di atas, penelitian ini dijadikan sebagai bahan analisis terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Penerbitan Akta Kematian di Kota Palangka Raya, peneliti menggunakan teori partisipasi masyarakat oleh Cohen dan Uphoff (1977) yang memiliki 4 tahapan yaitu: Partisipasi dalam pengambilan keputusan, Partisipasi dalam pelaksanaan, Partisipasi dalam pengambilan manfaat serta Partisipasi dalam evaluasi.Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana Partisipasi Masyarakat Dalam Penerbitan Akta Kematian Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bersifat fleksibel, sehingga analisis bisa secara mendalam dengan memahami permasalahan yang terjadi, dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci. Teknik pengumpulan data dilakukan secara teknik triangulasi dengan teknik analisis data menggunakan reduksi, penyajian serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Dari hasil analisis yang dilakukan bahwa partisipasi masyarakat dalam kepemilikan akta kematian di Kota Palangka Raya mengalami peningkatan walaupun masih terdapat beberapa faktor yang menjadi penghambat seperti kualitas sosialisasi yang dijalankan, pemahaman dan kesadaran masyarakat belum begitu besar serta infrastruktur yang ada masih belum berjalan dengan baik. Adapun upaya yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya guna meningkatkan pelayanan akta kematian seperti peningkatan pada kualitas sosialisasi, pendekatan dengan masyarakat untuk memberikan pengarahan serta pemahaman kepada masyarakat dan meningkatkan infrastruktur yang ada dalam pelayanan administrasi kependudukan. Kesimpulan: Dengan hal ini berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam kepemilikan akta kematian sudah meningkat dikarenakan telah dilakukan kegiatan pencatatan kematian oleh petugas kantor dinas dukcapil melalui program Jelata dan juga melalui website SI-DOI Kota Palangka Raya.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12372

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06329/IPDN/2023 352.160 959 834 31 PET p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194485
005 20260222025522
035 # # $a 0010-0226001569
082 # # $a 352.160 959 834 31
084 # # $a 352.160 959 834 31 PET p
100 0 # $a Petit Dwi Panjongko
245 1 # $a PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENERBITAN AKTA KEMATIAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PALANGKA RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH /$c Petit Dwi Panjongko
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 13
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang Pelayanan penerbitan dokumen kependudukan akta kematian di Kota Palangka Raya masih sedikit masyarakat yang memahami terkait penerbitan akta kematian. Dari seluruh dokumen kependudukan yang diterbitkan oleh Disdukcapil Kota Palangka Raya, akta kematian merupakan dokumen yang paling sering diabaikan oleh masyarakat karena kurangnya pemahaman masyarakat terkait fungsi dari akta kematian maupun kesadaran dari masyarakat dalam melakukan pelayanan penerbitan akta kematian baik secara online melalui SI-DOI atau offline dengan Jelata ataupun datang langsung ke kantor disdukcapil. Jika dilihat dari permasalahan di atas, penelitian ini dijadikan sebagai bahan analisis terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Penerbitan Akta Kematian di Kota Palangka Raya, peneliti menggunakan teori partisipasi masyarakat oleh Cohen dan Uphoff (1977) yang memiliki 4 tahapan yaitu: Partisipasi dalam pengambilan keputusan, Partisipasi dalam pelaksanaan, Partisipasi dalam pengambilan manfaat serta Partisipasi dalam evaluasi.Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana Partisipasi Masyarakat Dalam Penerbitan Akta Kematian Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bersifat fleksibel, sehingga analisis bisa secara mendalam dengan memahami permasalahan yang terjadi, dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci. Teknik pengumpulan data dilakukan secara teknik triangulasi dengan teknik analisis data menggunakan reduksi, penyajian serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Dari hasil analisis yang dilakukan bahwa partisipasi masyarakat dalam kepemilikan akta kematian di Kota Palangka Raya mengalami peningkatan walaupun masih terdapat beberapa faktor yang menjadi penghambat seperti kualitas sosialisasi yang dijalankan, pemahaman dan kesadaran masyarakat belum begitu besar serta infrastruktur yang ada masih belum berjalan dengan baik. Adapun upaya yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya guna meningkatkan pelayanan akta kematian seperti peningkatan pada kualitas sosialisasi, pendekatan dengan masyarakat untuk memberikan pengarahan serta pemahaman kepada masyarakat dan meningkatkan infrastruktur yang ada dalam pelayanan administrasi kependudukan. Kesimpulan: Dengan hal ini berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam kepemilikan akta kematian sudah meningkat dikarenakan telah dilakukan kegiatan pencatatan kematian oleh petugas kantor dinas dukcapil melalui program Jelata dan juga melalui website SI-DOI Kota Palangka Raya.
650 # 4 $a Administrasi Kependudukan di Kota
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12372
Content Unduh katalog