Cite This        Tampung        Export Record
Judul KINERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENINDAKAN PELANGGARAN PEDAGANG KAKI LIMADI KOTA DENPASAR PROVINSI BALI / I Gede Bagus Sastrawan
Pengarang I Gede Bagus Sastrawan
Muhammad Suhardi
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 10
Subjek Ketertiban umum
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan yang ada di Kota Denpasar salah satunya bertambahnya pedagang kaki lima yang tidak patuh dengan aturan sehingga mengganggu Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja pegawai Satpol PP dalam menindak pelanggaran pedagang kaki lima yang ada di Kota Denpasar. Metode: Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi secara langsung dengan pihak Satpol PP dan pedagang kaki lima serta masyarakat. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Satpol PP dalam menindak pelanggaran pedagang kaki lima di Kota Denpasar sudah dikatakan baik. Penilaian tersebut dapat dilihat dari hasil produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responbilitas, dan akuntabilitas kinerja Satpol PP Kota Denpasar. Hambatan dalam melaksanakan tugas sebagai pegawai Satpol PP masih ada, namun hal tersebut dapat diatasi dengan berbagai upaya yang dilakukan. Kesimpulan: Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja di Kota Denpasar sudah berjalan dengan baik, namun masih perlu ditingkatkan dan dipertahankan untuk mencapai hasil dengan kota yang bersih, indah, dan nyaman. Guna meningkatkan kinerja Satpol PP, disarankan agar mengadakan pelatihan disiplin dan keterampilan serta wawasan pegawai Satpol PP. Selain itu, Satpol PP juga perlumeningkatkan koordinasi dengan instansi terkait dan memberikan sosialisasi yang lebih intensif kepada pedagang kaki lima untuk meminimalkan pelanggaran yang terjadi. Serta memberikan tindakan tegas kepada oknum pedagang kaki lima yang melanggar, serta memperbaiki dan menambah jumlah sarana dan prasarana yang dapat menunjang kinerja pegawai Satpol PP menjadi lebih baik.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13143

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06402/IPDN/2023 352.359 862 21 I G k Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194600
005 20260302110814
035 # # $a 0010-0326000047
082 # # $a 352.359 862 21
084 # # $a 352.359 862 21 I G k
100 0 # $a I Gede Bagus Sastrawan
245 1 # $a KINERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENINDAKAN PELANGGARAN PEDAGANG KAKI LIMADI KOTA DENPASAR PROVINSI BALI /$c I Gede Bagus Sastrawan
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 10
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan yang ada di Kota Denpasar salah satunya bertambahnya pedagang kaki lima yang tidak patuh dengan aturan sehingga mengganggu Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja pegawai Satpol PP dalam menindak pelanggaran pedagang kaki lima yang ada di Kota Denpasar. Metode: Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi secara langsung dengan pihak Satpol PP dan pedagang kaki lima serta masyarakat. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Satpol PP dalam menindak pelanggaran pedagang kaki lima di Kota Denpasar sudah dikatakan baik. Penilaian tersebut dapat dilihat dari hasil produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responbilitas, dan akuntabilitas kinerja Satpol PP Kota Denpasar. Hambatan dalam melaksanakan tugas sebagai pegawai Satpol PP masih ada, namun hal tersebut dapat diatasi dengan berbagai upaya yang dilakukan. Kesimpulan: Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja di Kota Denpasar sudah berjalan dengan baik, namun masih perlu ditingkatkan dan dipertahankan untuk mencapai hasil dengan kota yang bersih, indah, dan nyaman. Guna meningkatkan kinerja Satpol PP, disarankan agar mengadakan pelatihan disiplin dan keterampilan serta wawasan pegawai Satpol PP. Selain itu, Satpol PP juga perlumeningkatkan koordinasi dengan instansi terkait dan memberikan sosialisasi yang lebih intensif kepada pedagang kaki lima untuk meminimalkan pelanggaran yang terjadi. Serta memberikan tindakan tegas kepada oknum pedagang kaki lima yang melanggar, serta memperbaiki dan menambah jumlah sarana dan prasarana yang dapat menunjang kinerja pegawai Satpol PP menjadi lebih baik.
600 # 4 $a Ketertiban umum
700 0 # $a Muhammad Suhardi
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13143
990 # # $a 06402/IPDN/2023
Content Unduh katalog