
| Judul | PERAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENERTIBAN REKLAME DI KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH / Divia Nourma Kusuma Candra |
| Pengarang | Divia Nourma Kusuma Candra Wiredarme |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 16 :Ilus |
| Subjek | Fungsi kepolisian |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peningkatan jumlah pelanggaran reklame terutama reklame non permanen yang melanggar aturan dan menganggu ketertiban umum sehingga perlu dilakukan analisis terhadap peran aparat yang menangani. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Satuan Polisi Pamong Praja Kota Semarang dalam penertiban reklame, serta mengidentifikasi faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif serta menggunakan 3 variabel konsep yaitu variabel teori Peran Organisasi Sektor Publik menurut Jones dalam Mahsun yang meliputi dimensi perencanaan kebijakan, pelaksanaan kebijakan dan pengawasan kebijakan, variable Satuan Polisi Pamong Praja, dan variable Penertiban menurut Wibowo dengan dimensi penegak hukum dan pencegahan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Satuan Polisi Pamong Praja dalam penertiban reklame di Kota Semarang sudah baik dan sesuai dengan SOP dan aturan namum pelaksanaan penertiban dengan cara pembongkaran masih belum optimal karena mengalami kendala keterbatasan anggaran, tidak adanya big data yang tertata serta kurangnya kesadaran dari biro reklame maupun masyarakat. Upaya yang dilakukan adalah dengan melaksanakan pengelolaan anggaran dengan efektif, sosialisasi lebih intens dan peningkatan kinerja pegawai. Kesimpulan: Peran dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Semarang sebagai penyelenggara ketertiban umum dan penegak peraturan daerah berjalan dengan baik namun kurang maksimal karena adanya hambatan sehingga saran yang diberikan dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pelaksanaan penyelenggaraan reklame. Kata Kunci: Satuan Polisi Pamong Praja, Reklame, Penertiban |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24262 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07122/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192740 | ||
| 005 | 20260128020015 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001185 |
| 082 | # | # | $a 363.235 982 652 |
| 084 | # | # | $a 363.235 982 652 DIV p |
| 100 | 0 | # | $a Divia Nourma Kusuma Candra |
| 245 | 1 | # | $a PERAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENERTIBAN REKLAME DI KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH /$c Divia Nourma Kusuma Candra |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 16 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peningkatan jumlah pelanggaran reklame terutama reklame non permanen yang melanggar aturan dan menganggu ketertiban umum sehingga perlu dilakukan analisis terhadap peran aparat yang menangani. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Satuan Polisi Pamong Praja Kota Semarang dalam penertiban reklame, serta mengidentifikasi faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif serta menggunakan 3 variabel konsep yaitu variabel teori Peran Organisasi Sektor Publik menurut Jones dalam Mahsun yang meliputi dimensi perencanaan kebijakan, pelaksanaan kebijakan dan pengawasan kebijakan, variable Satuan Polisi Pamong Praja, dan variable Penertiban menurut Wibowo dengan dimensi penegak hukum dan pencegahan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Satuan Polisi Pamong Praja dalam penertiban reklame di Kota Semarang sudah baik dan sesuai dengan SOP dan aturan namum pelaksanaan penertiban dengan cara pembongkaran masih belum optimal karena mengalami kendala keterbatasan anggaran, tidak adanya big data yang tertata serta kurangnya kesadaran dari biro reklame maupun masyarakat. Upaya yang dilakukan adalah dengan melaksanakan pengelolaan anggaran dengan efektif, sosialisasi lebih intens dan peningkatan kinerja pegawai. Kesimpulan: Peran dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Semarang sebagai penyelenggara ketertiban umum dan penegak peraturan daerah berjalan dengan baik namun kurang maksimal karena adanya hambatan sehingga saran yang diberikan dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pelaksanaan penyelenggaraan reklame. Kata Kunci: Satuan Polisi Pamong Praja, Reklame, Penertiban |
| 650 | # | 4 | $a Fungsi kepolisian |
| 700 | 0 | # | $a Wiredarme |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24262 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :