Cite This        Tampung        Export Record
Judul KOLABORASI AKTOR PENTAHELIX DALAM MENGURANGI DAMPAK KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PERTAMBANGAN NIKEL DI KABUPATEN KOLAKA / Gusti Putu Yuda Wirashana
Pengarang Gusti Putu Yuda Wirashana
Meliasta Hapri Tarigan
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024
Deskripsi Fisik 12
Subjek Permasalahan Lingkungan
Abstrak Permasalahan (GAP): Eksploitasi sumber daya alam di Kabupaten Kolaka, terutama pertambangan nikel, meningkat pesat tanpa memperhatikan dampak lingkungan. Kolaborasi aktor Pentahelix (pemerintah, bisnis, akademisi, komunitas, media) dalam mitigasi kerusakan lingkungan belum dipahami dengan baik. Tujuan: Menilai kolaborasi aktor Pentahelix dalam mengurangi dampak lingkungan pertambangan di Kabupaten Kolaka menggunakan teori Friend dan Cook, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif, menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan 2 verifikasi. Hasil/Temuan: Kolaborasi Pentahelix di Kolaka belum optimal karena tidak adanya regulasi formal seperti surat keputusan. Meskipun ada faktor pendukung, banyak hambatan yang menghalangi efektivitas kolaborasi. Kesimpulan: Diperlukan kebijakan atau surat keputusan formal untuk mengatur kolaborasi multiaktor di Kolaka, sehingga hambatan dapat diminimalisir dan aktor dapat berperan lebih efektif dalam mitigasi kerusakan lingkungan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18230

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04611/IPDN/2024 363.730 959 848 21 GUS k Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193238
005 20260204095903
035 # # $a 0010-0226000322
082 # # $a 363.730 959 848 21
084 # # $a 363.730 959 848 21 GUS k
100 0 # $a Gusti Putu Yuda Wirashana
245 1 # $a KOLABORASI AKTOR PENTAHELIX DALAM MENGURANGI DAMPAK KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PERTAMBANGAN NIKEL DI KABUPATEN KOLAKA /$c Gusti Putu Yuda Wirashana
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024
300 # # $a 12
520 # # $a Permasalahan (GAP): Eksploitasi sumber daya alam di Kabupaten Kolaka, terutama pertambangan nikel, meningkat pesat tanpa memperhatikan dampak lingkungan. Kolaborasi aktor Pentahelix (pemerintah, bisnis, akademisi, komunitas, media) dalam mitigasi kerusakan lingkungan belum dipahami dengan baik. Tujuan: Menilai kolaborasi aktor Pentahelix dalam mengurangi dampak lingkungan pertambangan di Kabupaten Kolaka menggunakan teori Friend dan Cook, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif, menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan 2 verifikasi. Hasil/Temuan: Kolaborasi Pentahelix di Kolaka belum optimal karena tidak adanya regulasi formal seperti surat keputusan. Meskipun ada faktor pendukung, banyak hambatan yang menghalangi efektivitas kolaborasi. Kesimpulan: Diperlukan kebijakan atau surat keputusan formal untuk mengatur kolaborasi multiaktor di Kolaka, sehingga hambatan dapat diminimalisir dan aktor dapat berperan lebih efektif dalam mitigasi kerusakan lingkungan.
650 # 4 $a Permasalahan Lingkungan
700 0 # $a Meliasta Hapri Tarigan
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18230
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM MENGURANGI KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PERTAMBANGAN DI KECAMATAN LANGGIKIMA KABUPATEN KONAWE UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA / Alfidza Tryana Maani COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM MENGURANGI KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PERTAMBANGAN DI KECAMATAN LANGGIKIMA KABUPATEN KONAWE UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA / Alfidza Tryana Maani COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM MENGURANGI KERUSAKAN LINGKUNGAN AKIBAT PERTAMBANGAN DI KECAMATAN LANGGIKIMA KABUPATEN KONAWE UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA / Alfidza Tryana Maani MANAJEMEN KESAN POLITIK ERNA LISA HALABY PADA MASA KAMPANYE PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2024 DI KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN / Farras Haryo Wicaksono IMPLEMENTASI PROGRAM SHELTER WARGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN PADA ANAK DI KOTA MAKASSAR PROVINSI SULAWESI SELATAN / Mutiara Show More