Cite This        Tampung        Export Record
Judul OPTIMALISASI PENEGAKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 7 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT / Destyana Mulyana
Pengarang Destyana Mulyana
Didi Sudiana
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2023
Deskripsi Fisik 11 hlm :- ;--
ISBN -
Subjek Penegakan Peraturan Daerah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada penegakan peraturan daerah tentang pengelolaan sampah di Kota Tasikmalaya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan ini adalah untuk mengetahui bagaimana optimalisasi penegakan peraturan daerah yang dilakukan pihak Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tasikmalaya dalam menangani Pengelolaan Sampah di Kota Tasikmalaya, dan apa saja hambatan yang dialami Satpol PP dalam proses penegakan, serta upaya yang dilakukan Satpol PP dalam proses penegakan agar berjalan lancar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu optimalisasi penegakan peraturan daerah tentang pengelolaan sampah sudah berjalan cukup baik namun masih belum optimal, dikarenakan masih terdapat beberapa kendala yang menjadi penghambat serta adanya upaya Satpol PP dalam pelaksanaan optimalisasi penegakan peraturan daerah. Kesimpulan: Optimalisasi Penegakan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Sampah sudah berjalan cukup baik namun masih belum optimal dikarenakan pemerintah yang langsung mengeluarkan kebijakan seperti program wajib jumat bersih dan pembentukan Satuan Tugas Pengelolaan Sampah Tasik Resik masih memiliki beberapa hambatan di lingkup Satuan Polisi Pamong Praja itu sendiri, dengan keterbatasan SDM, Sarana dan Prasarana, dan anggaran, yang mana hal tersebut dapat mempengaruhi terhadap pelaksanaan tugas Satuan Polisi Pamong Praja dalam menegakan peraturan daerah tersebut.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13253

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06050/IPDN/2023 351.159 824 46 DES o Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194056
005 20260211102519
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226001140
082 # # $a 351.159 824 46
084 # # $a 351.159 824 46 DES o
100 0 # $a Destyana Mulyana
245 1 # $a OPTIMALISASI PENEGAKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 7 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT /$c Destyana Mulyana
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023
300 # # $a 11 hlm : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada penegakan peraturan daerah tentang pengelolaan sampah di Kota Tasikmalaya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan ini adalah untuk mengetahui bagaimana optimalisasi penegakan peraturan daerah yang dilakukan pihak Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tasikmalaya dalam menangani Pengelolaan Sampah di Kota Tasikmalaya, dan apa saja hambatan yang dialami Satpol PP dalam proses penegakan, serta upaya yang dilakukan Satpol PP dalam proses penegakan agar berjalan lancar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu optimalisasi penegakan peraturan daerah tentang pengelolaan sampah sudah berjalan cukup baik namun masih belum optimal, dikarenakan masih terdapat beberapa kendala yang menjadi penghambat serta adanya upaya Satpol PP dalam pelaksanaan optimalisasi penegakan peraturan daerah. Kesimpulan: Optimalisasi Penegakan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Sampah sudah berjalan cukup baik namun masih belum optimal dikarenakan pemerintah yang langsung mengeluarkan kebijakan seperti program wajib jumat bersih dan pembentukan Satuan Tugas Pengelolaan Sampah Tasik Resik masih memiliki beberapa hambatan di lingkup Satuan Polisi Pamong Praja itu sendiri, dengan keterbatasan SDM, Sarana dan Prasarana, dan anggaran, yang mana hal tersebut dapat mempengaruhi terhadap pelaksanaan tugas Satuan Polisi Pamong Praja dalam menegakan peraturan daerah tersebut.
650 # 4 $a Penegakan Peraturan Daerah
700 0 # $a Didi Sudiana
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13253
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
PENEGAKAN PERATURAN WALIKOTA NOMOR 19 TAHUN 2014 TENTANG IZIN REKLAME OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DI KOTA PEMATANGSIANTAR / William Agustinus KINERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENEGAKAN PERATURAN DAERAH TENTANG BANGUNAN GEDUNG DI KABUPATEN MAGELANG PROVINSI JAWA TENGAH / Situmeang, Lathifah Khoirunnisa PENGAWASAN PEMASANGAN REKLAME OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DI KECAMATAN BALIK BUKIT KABUPATEN LAMPUNG BARAT PROVINSI LAMPUNG / Sirait, Eliata Trifena Parsaulian KOLABORASI PENERTIBAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN DINAS SOSIAL DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU / Shilva Salsabila PENEGAKAN PERATURAN WALIKOTA NOMOR 19 TAHUN 2014 TENTANG IZIN REKLAME OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DI KOTA PEMATANGSIANTAR / Manurung, William Agustinus Show More