Cite This        Tampung        Export Record
Judul STRATEGI DINAS SOSIAL PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DALAM PENANGANAN KASUS KEKERASAN TERHADAP ANAK DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN / NADIA MAYLINDA
Pengarang NADIA MAYLINDA
Ninuk Triyanti
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 10 hlm :- ;--
ISBN -
Subjek Perlindungan anak
Abstrak Penulis berfokus pada maraknya kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Padang Pariaman. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Padang Pariaman. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis data secara induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Padang Pariaman yaitu menjalankan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, menjalankan program khusus anak dan inovasi Layanan Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak (Lapau Emak), menggunakan sarana dan prasarana pendukung yang memadai, serta melaksanakan tugas sesuai wewenang dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Kesimpulan: Strategi Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Padang Pariaman belum optimal karena masih ditemukan hambatan yaitu belum adanya visi dan misi Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Padang Pariaman, kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai kekerasan anak, belum terbentuknya Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), kurangnya sumber daya manusa, serta keterbatasan sumber daya finansial.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18461

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04773/IPDN/2024 353.535 095 981 351 NAD s Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193437
005 20260206084039
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000521
082 # # $a 353.535 095 981 351
084 # # $a 353.535 095 981 351 NAD s
100 0 # $a NADIA MAYLINDA
245 1 # $a STRATEGI DINAS SOSIAL PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DALAM PENANGANAN KASUS KEKERASAN TERHADAP ANAK DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN /$c NADIA MAYLINDA
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 10 hlm : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Penulis berfokus pada maraknya kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Padang Pariaman. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Padang Pariaman. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis data secara induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Padang Pariaman yaitu menjalankan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, menjalankan program khusus anak dan inovasi Layanan Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak (Lapau Emak), menggunakan sarana dan prasarana pendukung yang memadai, serta melaksanakan tugas sesuai wewenang dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Kesimpulan: Strategi Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Padang Pariaman belum optimal karena masih ditemukan hambatan yaitu belum adanya visi dan misi Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Padang Pariaman, kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai kekerasan anak, belum terbentuknya Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), kurangnya sumber daya manusa, serta keterbatasan sumber daya finansial.
650 # 4 $a Perlindungan anak
700 0 # $a Ninuk Triyanti
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18461
Content Unduh katalog