
| Judul | IMPLEMENTASI PROGRAM INTERVENSI GIZI SENSITIF DAN GIZI SPESIFIK DALAM PENURUNAN STUNTING OLEH DINAS KESEHATAN DI KABUPATEN KARO / SEMBIRING, YOLA BERGI |
| Pengarang | SEMBIRING, YOLA BERGI Tarigan, Meliasta Hapri |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 10 |
| Subjek | masalah stunting |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Stunting merupakan masalah nasional yang kini dihadapi oleh Negara Indonesia. Salah satu kebijakan untuk menanggulangi stunting di Indonesia adalah Program Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik. Tujuan : penelitian ini guna mendeskripsikan Implementasi Program Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik dalam Penurunan Stunting oleh Dinas Kesehatan di Kabupaten Karo dan untuk menganalisis faktor penghambat dan pendukungnya serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Metode : penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik dalam Penurunan Stunting oleh Dinas Kesehatan di Kabupaten Karo belum efektif. Hal ini dibuktikan dengan beberapa variabel yang peneliti gunakan sebagai acuan yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Kesimpulan : Keseluruhan variabel belum berjalan optimal, sehingga masih diperlukan peningkatan pada faktor internal yaitu peningkatan koordinasi dengan OPD terkait, sumber daya dibidang kompetensi pegawai di puskesmas serta pemenuhan alat ukur yang valid, peningkatan kuantitas kinerja melalui konsistensi kegiatan, selain itu diperlukan suatu komitmen dalam pembagian tugas yang jelas antara Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik agar program dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Diharapkan pada variabel tersebut untuk segera dilakukan perbaikan agar kebijakan Intervensi Gizi Sensitif dan Spesifik dapat benar-benar menurunkan jumlah stunting khususnya di Kabupaten Karo. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13302 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06801/IPDN/2023 | 344.045 981 283 SEM i | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001195100 | ||
| 005 | 20260410014231 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0426000245 |
| 082 | # | # | $a 344.045 981 283 |
| 084 | # | # | $a 344.045 981 283 SEM i |
| 100 | 0 | # | $a SEMBIRING, YOLA BERGI |
| 245 | 1 | # | $a IMPLEMENTASI PROGRAM INTERVENSI GIZI SENSITIF DAN GIZI SPESIFIK DALAM PENURUNAN STUNTING OLEH DINAS KESEHATAN DI KABUPATEN KARO /$c SEMBIRING, YOLA BERGI |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 10 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Stunting merupakan masalah nasional yang kini dihadapi oleh Negara Indonesia. Salah satu kebijakan untuk menanggulangi stunting di Indonesia adalah Program Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik. Tujuan : penelitian ini guna mendeskripsikan Implementasi Program Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik dalam Penurunan Stunting oleh Dinas Kesehatan di Kabupaten Karo dan untuk menganalisis faktor penghambat dan pendukungnya serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Metode : penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik dalam Penurunan Stunting oleh Dinas Kesehatan di Kabupaten Karo belum efektif. Hal ini dibuktikan dengan beberapa variabel yang peneliti gunakan sebagai acuan yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Kesimpulan : Keseluruhan variabel belum berjalan optimal, sehingga masih diperlukan peningkatan pada faktor internal yaitu peningkatan koordinasi dengan OPD terkait, sumber daya dibidang kompetensi pegawai di puskesmas serta pemenuhan alat ukur yang valid, peningkatan kuantitas kinerja melalui konsistensi kegiatan, selain itu diperlukan suatu komitmen dalam pembagian tugas yang jelas antara Intervensi Gizi Sensitif dan Gizi Spesifik agar program dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Diharapkan pada variabel tersebut untuk segera dilakukan perbaikan agar kebijakan Intervensi Gizi Sensitif dan Spesifik dapat benar-benar menurunkan jumlah stunting khususnya di Kabupaten Karo. |
| 650 | # | 4 | $a masalah stunting |
| 700 | 0 | # | $a Tarigan, Meliasta Hapri |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13302 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :