Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REHABILITASI MEDIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS MELALUI PELAYANAN KESEHATAN DI PROVINSI DKI JAKARTA : STUDI PADA PANTI SOSIAL BINA LARAS HARAPAN SENTOSA 1 / Siti Rifdah Rahmawati
Pengarang Siti Rifdah Rahmawati
Hari Nur Cahya Murni
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 11
Subjek Rehabilitasi medik
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kesehatan merupakan hal esensial bagi setiap diri manusia. Rehabilitasi dilaksanakan untuk memfungsikan kembali dan mengembangkan kemampuan fisik, mental serta sosial Penyandang Disabilitas. Rehabilitasi dapat dilaksanakan melalui kegiatan rehabilitasi medik, rehabilitasi pendidikan, rehabilitasi pelatihan dan rehabilitasi sosial. Dengan adanya Rehabilitasi Sosial bagi Penyandang Disabilitas Mental Terlantar, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan kebijakan mengenai Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Kebijakan Rehabilitasi Medik Bagi Penyandang Disabilitas Melalui Pelayanan Kesehatan di Provinsi DKI Jakarta khususnya Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1. Metode: penelitian ini, menggunakan Teori Van Meter Van Horn yaitu:Ukuran dan Tujuan Kebijakan; Sumber Daya; Karakteristik Agen Pelaksana; Komunikasi antar organisasi pelaksana; Sikap disposisi; serta lingkungan Sosial, Ekonomi dan Politik. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif dengan pendekatan induktif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian bahwa pelaksanaan kebijakan rehabilitasi medik di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1 masih belum optimal, dilihat dari masih adanya faktor penghambat yang mempengaruhi hal tersebut antara lain jumlah Warga Binaan Sosial yang tidak sebanding dengan Tenaga Kerja, identifikasi Warga Binaan Sosial yang mempersulit pembuatan Kartu Jaminan Kesehatan. Kesimpulan: perlunya Tindakan pencegahan terkait kesehatan Warga Binaan Sosial, meningkatkan alokasi anggaran dalam percepatan kebijakan, serta mengagendakan Pendirian Klinik di dalam Panti Sosial Lainnya di Lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15582

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06815/IPDN/2023 362.259 822 1 SIT i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001195114
005 20260410075659
035 # # $a 0010-0426000259
082 # # $a 362.259 822 1
084 # # $a 362.259 822 1 SIT i
100 0 # $a Siti Rifdah Rahmawati
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REHABILITASI MEDIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS MELALUI PELAYANAN KESEHATAN DI PROVINSI DKI JAKARTA : $b STUDI PADA PANTI SOSIAL BINA LARAS HARAPAN SENTOSA 1 /$c Siti Rifdah Rahmawati
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kesehatan merupakan hal esensial bagi setiap diri manusia. Rehabilitasi dilaksanakan untuk memfungsikan kembali dan mengembangkan kemampuan fisik, mental serta sosial Penyandang Disabilitas. Rehabilitasi dapat dilaksanakan melalui kegiatan rehabilitasi medik, rehabilitasi pendidikan, rehabilitasi pelatihan dan rehabilitasi sosial. Dengan adanya Rehabilitasi Sosial bagi Penyandang Disabilitas Mental Terlantar, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan kebijakan mengenai Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Kebijakan Rehabilitasi Medik Bagi Penyandang Disabilitas Melalui Pelayanan Kesehatan di Provinsi DKI Jakarta khususnya Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1. Metode: penelitian ini, menggunakan Teori Van Meter Van Horn yaitu:Ukuran dan Tujuan Kebijakan; Sumber Daya; Karakteristik Agen Pelaksana; Komunikasi antar organisasi pelaksana; Sikap disposisi; serta lingkungan Sosial, Ekonomi dan Politik. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif dengan pendekatan induktif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian bahwa pelaksanaan kebijakan rehabilitasi medik di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 1 masih belum optimal, dilihat dari masih adanya faktor penghambat yang mempengaruhi hal tersebut antara lain jumlah Warga Binaan Sosial yang tidak sebanding dengan Tenaga Kerja, identifikasi Warga Binaan Sosial yang mempersulit pembuatan Kartu Jaminan Kesehatan. Kesimpulan: perlunya Tindakan pencegahan terkait kesehatan Warga Binaan Sosial, meningkatkan alokasi anggaran dalam percepatan kebijakan, serta mengagendakan Pendirian Klinik di dalam Panti Sosial Lainnya di Lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
650 # 4 $a Rehabilitasi medik
700 0 # $a Hari Nur Cahya Murni
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15582
Content Unduh katalog