Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM INFORMASI APLIKASI PERIZINAN (SIAP) DI DINAS PENANAMAN MODAL, PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DAN TENAGA KERJA KABUPATEN BULUKUMBA / Andi Satria Saifuddin
Pengarang Andi Satria Saifuddin
Hari Nur Cahya Murni
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 9
Subjek Administrasi pelayanan publik
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : pelayanan perizinan pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja di Kabupaten Bulukumba cenderung pasif, hal ini terlihat dari masih banyaknya keluhan dari masyarakat yaitu berbelit-belit, tiadanya kepastian waktu, serta sarana dan prasarana masih merupakan kendala serta menjadi hambatan yang dihadapi oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja. Tujuan : mengetahui dan menganalisis implementasi kebijakan sistem informasi aplikasi perizinan oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja di Kabupaten Bulukumba melalui perspektif teoritis dan perspektif normatif. Metode: menggunakan metode penelitian yaitu Deskriptif Kualitatif. Hasil/Temuan: berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti di lokasi penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi aplikasi perizinan dalam meningkatkan kualitas pelayanan perizinan di Kabupaten Bulukumba berdasarkan indikator dinilai sudah baik namun masih terdapat hambatan yang terjadi. Hambatan yang terjadi yakni Masih kurangnya pemahaman dari masyarakat terkait aplikasi SIAP, SDM yang belum mumpuni, fasilitas yang belum memadai, Standar Operasional Prosedur dirasa berbelit-belit, Jaringan serta server yang sering mengalami kendala, dan kurangnya media yang dimiliki masyarakat untuk mengakses layanan SIAP. Kesimpulan: berdasarkan hambatan tersebut, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu memiliki upaya yakni Meningkatkan kegiatan sosialisasi kepada sasaran kebijakan, Merekrut SDM yang mumpuni untuk meningkatkan kualitas pelayanan perizinan, memperbaiki dan meningkatkan kualitas sarana prasarana, Memperbaiki Standar Operasional Prosedur agar tidak berbelit-belit, Mengarahkan masyarakat yang tidak memiliki media untuk mengakses layanan SIAP agar datang langsung ke kantor supaya dilayani langsung dengan manual oleh front office dan Menjalin kerjasama dengan pihak ketiga untuk meningkatkan kualitas pemberian layanan perizinan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14563

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07001/IPDN/2023 352.635 984 792 AND i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001195304
005 20260414120300
035 # # $a 0010-0426000449
082 # # $a 352.635 984 792
084 # # $a 352.635 984 792 AND i
100 0 # $a Andi Satria Saifuddin
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM INFORMASI APLIKASI PERIZINAN (SIAP) DI DINAS PENANAMAN MODAL, PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DAN TENAGA KERJA KABUPATEN BULUKUMBA /$c Andi Satria Saifuddin
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 9
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : pelayanan perizinan pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja di Kabupaten Bulukumba cenderung pasif, hal ini terlihat dari masih banyaknya keluhan dari masyarakat yaitu berbelit-belit, tiadanya kepastian waktu, serta sarana dan prasarana masih merupakan kendala serta menjadi hambatan yang dihadapi oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja. Tujuan : mengetahui dan menganalisis implementasi kebijakan sistem informasi aplikasi perizinan oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja di Kabupaten Bulukumba melalui perspektif teoritis dan perspektif normatif. Metode: menggunakan metode penelitian yaitu Deskriptif Kualitatif. Hasil/Temuan: berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti di lokasi penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi aplikasi perizinan dalam meningkatkan kualitas pelayanan perizinan di Kabupaten Bulukumba berdasarkan indikator dinilai sudah baik namun masih terdapat hambatan yang terjadi. Hambatan yang terjadi yakni Masih kurangnya pemahaman dari masyarakat terkait aplikasi SIAP, SDM yang belum mumpuni, fasilitas yang belum memadai, Standar Operasional Prosedur dirasa berbelit-belit, Jaringan serta server yang sering mengalami kendala, dan kurangnya media yang dimiliki masyarakat untuk mengakses layanan SIAP. Kesimpulan: berdasarkan hambatan tersebut, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu memiliki upaya yakni Meningkatkan kegiatan sosialisasi kepada sasaran kebijakan, Merekrut SDM yang mumpuni untuk meningkatkan kualitas pelayanan perizinan, memperbaiki dan meningkatkan kualitas sarana prasarana, Memperbaiki Standar Operasional Prosedur agar tidak berbelit-belit, Mengarahkan masyarakat yang tidak memiliki media untuk mengakses layanan SIAP agar datang langsung ke kantor supaya dilayani langsung dengan manual oleh front office dan Menjalin kerjasama dengan pihak ketiga untuk meningkatkan kualitas pemberian layanan perizinan.
650 # 4 $a Administrasi pelayanan publik
700 0 # $a Hari Nur Cahya Murni
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14563
Content Unduh katalog