
| Judul | PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN POLITIK BAGI PEMILIH PEMULA GUNA MENYAMBUT PILKADA SERENTAK 2024 DI KABUPATEN JOMBANG / Faizin Iwan Ariyanto |
| Pengarang | Faizin Iwan Ariyanto Bagus Wahyu Hartono |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 10 :ilus |
| Subjek | Pendidikan Politik |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemilih pemula dalam melakukan partisipasi politik di KabupatenJombang belum memenuhi harapan Badan Kesbangpol Kabupaten Jombang, sehingga pemilih pemula perlu peran Badan Kesbangpol Kabupaten Jombang dalam pemberian pendidikan politik.. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Badan Kesbangpol dalam pelaksanaan pendidikan politik bagi pemilih pemula, faktor pendukung dan penghambat serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat. Metode: Teori yang digunakan adalah Teori Peran oleh Bidle dan Thomas, dimana memiliki 4 dimensi yaitu harapan (expectation), norma (norm), wujud perilaku (performance), penilaian (evaluation) dan sanksi (sanction).Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, penyampaian dan verifikasi, kesimpulan akhir. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum peran Badan Kesbangpol Kabupaten Jombang dalam melaksanakan pendidikan politik bagi pemilih pemula guna menyambut Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Jombang telah dilaksanakan. Yaitu dengan pemberian pendidikan politik berupa seminar politik di Pendopo Kabupaten Jombang. Namun terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya seperti metode pendidikan politik yang dilakukan Badan Kesbangpol Kabupaten Jombang kurang menarik minat pemilih pemula untuk mengikuti pendidikan politik. Kesimpulan: Peran Badan Kesbangpol dalam penyelenggaraan pendidikan politik bagi pemilih pemula guna menyambut Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Jombang belum maksimal sebagaimana terlihat dari tidak tertariknya pemilih pemula terhadap metode sosialisasi politik yang telah dilakukan Badan Kesbangpol Kabupaten Jombang. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14780 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07203/IPDN/2023 | 320.075 98 FAI p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001195556 | ||
| 005 | 20260417094912 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0426000701 |
| 082 | # | # | $a 320.075 98 |
| 084 | # | # | $a 320.075 98 FAI p |
| 100 | 0 | # | $a Faizin Iwan Ariyanto |
| 245 | 1 | # | $a PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN POLITIK BAGI PEMILIH PEMULA GUNA MENYAMBUT PILKADA SERENTAK 2024 DI KABUPATEN JOMBANG /$c Faizin Iwan Ariyanto |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 10 : $b ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemilih pemula dalam melakukan partisipasi politik di KabupatenJombang belum memenuhi harapan Badan Kesbangpol Kabupaten Jombang, sehingga pemilih pemula perlu peran Badan Kesbangpol Kabupaten Jombang dalam pemberian pendidikan politik.. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Badan Kesbangpol dalam pelaksanaan pendidikan politik bagi pemilih pemula, faktor pendukung dan penghambat serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat. Metode: Teori yang digunakan adalah Teori Peran oleh Bidle dan Thomas, dimana memiliki 4 dimensi yaitu harapan (expectation), norma (norm), wujud perilaku (performance), penilaian (evaluation) dan sanksi (sanction).Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, penyampaian dan verifikasi, kesimpulan akhir. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum peran Badan Kesbangpol Kabupaten Jombang dalam melaksanakan pendidikan politik bagi pemilih pemula guna menyambut Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Jombang telah dilaksanakan. Yaitu dengan pemberian pendidikan politik berupa seminar politik di Pendopo Kabupaten Jombang. Namun terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya seperti metode pendidikan politik yang dilakukan Badan Kesbangpol Kabupaten Jombang kurang menarik minat pemilih pemula untuk mengikuti pendidikan politik. Kesimpulan: Peran Badan Kesbangpol dalam penyelenggaraan pendidikan politik bagi pemilih pemula guna menyambut Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Jombang belum maksimal sebagaimana terlihat dari tidak tertariknya pemilih pemula terhadap metode sosialisasi politik yang telah dilakukan Badan Kesbangpol Kabupaten Jombang. |
| 650 | # | 4 | $a Pendidikan Politik |
| 700 | 0 | # | $a Bagus Wahyu Hartono |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14780 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :